Senin, 29 September 2014

DEAD CLASS (PART 2)


 DEAD CLASS (PART 2)

 (2 hari setelah pemakaman)
Suga POV
Yo once again
Bighit Represent
urineun bangtansonyeondan
Let Go

Suara HP ku memenuhi kamar tidurku..
“Aish.. Siapa sih yang menelepon pagi-pagi sekali..”Kataku mengerutu
“Nugaya??!”Tanyaku sedikit membentak
“Mianhae… Aku nanti tak berangkat sekolah.. Aku tidak enak badan..”Kata seseorang
“Ne… tapi ini siapa??”Tanyaku lagi
“Jimin..”Katanya
“Ne.. Cepat sembuh ya…”Jawabku

(SKIP)

(at School)
“Dimana Jimin??”Tanya Taehyung
“Sakit.. dia di rumah…”Jawabku
“Jinja?.. Gimana kalo kita nanti menjenguk dia..? Kasihan dia..”Tanya Jungkook
“Sipp.. Araseo.. J”Jawab kami serempak
Sepulang sekolah, kami berangkat ke rumah Jimin.

(di depan rumah Jimin)
“Annyeong.. Nyonya Park..”Kata kami saat melihat nyonya Park keluar dari rumah dan membungkukan tubuh 90'
“Oh, kalian.. Masuk saja.. Jimin ada di kamarnya.. Nyonya pergi ke minimarket sebentar ya.. Jika ingin minum ada di kulkas..”Kata Nyonya Park ramah.
“Ne..”Kata kami serempak
Kamipun masuk dan menuju kamar Jimin.
“Jimin… Gwencana??”Tanya Taehyung
“Ne.. Gomawo telah menjengukku..”Kata Jimin
Sebenarnya dia tak baik-baik saja.. mukanya terlihat sangat pucat..
“Besuk kau berangkat tidak??”Tanya Hyeri
“Mungkin iya… jika keadaanku membaik, aku masuk sekolah…”Kata Jimin
“Hmm.. baiklah, kami pulang dulu… Istirahatlah yang cukup Jimin”Kataku mengelus kepalanya
“Ne..”Jawab Jimin.. Walaupun dia sakit, dia masih bisa terseyum secerah matahari pagi…

(SKIP)

Sesampainya dirumah, aku merebahkan badanku di kasur yang empuk..
“Aku sangat ngantuk..”Kataku. Sebenarnya aku ada janji dengan Hyeri di taman nanti malam jam 7.. sekarang pukul 6.. Ah, ada waktu sebentar untuk tidur, kataku dalam hati.. Akupun tidur..

(SKIP)

“Suga..! Bangun..!! Sudah jam berapa sekarang!”Teriak eommaku yang berhasil membangunkan ku..
Aku terperanjat… Aku langsung melirik jam dinding.. Pukul 7.20 p.m.!! Aku langsung bergegas ke kamar mandi dan pergi menuju taman….
“Eomma, aku pergi dulu ya…”Kataku
“Sudah malam begini.. kemana kau akan pergi??”Tanya eommaku
“Ke taman.. Wae??”Tanyaku
“Kau jangan lewat rumah kosong itu ya… kau lewat jalan raya saja..”Perintah eommaku
Aku hanya mengangguk dan berlalu melewti pintu depan..
Saat di jalan, aku memutuskan untuk menelepon Hyeri dan meminta maaf tapi.. HP ku ketinggalan…
“Aish..! Jinja!! Wae..!!”Kataku dengan nada gak woles
“Ah, aku lewat rumah kosong saja deh.. biar lebih cepat sampai..”Kataku lagi dan berbelok kea rah rumah kosong..
Saat melewati rumah kosong, aku melihat ada cewek yang berdiri di depan rumah itu… Aku merinding.. lalu aku berlari menjauhi rumah itu, tapi sepertinya cewek tadi mengikutiku… aku berlari lebih cepat tapi.. Bruk.. aku tersandung batu dan jatuh… Saat aku bangun, ada cewek yang aku lihat di rumah kosong tadi..
“Ma.. mau mu apa??? Aku tak salah apa-apa..”Kataku
Tapi dia tak punya hati.. Aku langsung dicekek (?) dan dibanting ke pohon yang lumayan besar… Sulit sekali untuk bernapas.. Cewek itu mendekatiku dan mengeluarkan pisau dari sakunya dan mulai memotong dua kakiku.. Aku sudah tak bisa bertahan lagi… Aku sudah pasrah… Seharusnya aku menuruti kata eomma ku untuk tak melewati rumah kosong itu.. aku berniat untuk lebih cepat bertemu Hyeri tapi sekarang, Hyeri tak bisa melihatku untuk selama-lamanya…

(SKIP)

Jimin POV

Aku berjalan ke sekolah dengan santai.. Tapi saat sampai di gerbang sekolah, Seokjin langsung menarik tanganku ke ruang Kepala Sekolah..
“Wae kau menggandengku kesini?”Tanyaku
“Sudah, diam saja…”Jawab Seokjin
Sesampainya di ruang Kepala Sekolah, aku bingung kenapa ada Nyonya Min di sini.. dan dia menagis…
“Hmmm… Jimin, kau belum tau ya… Suga di temukan tewas dengan cara tragis di jalan dekat taman tadi pagi…”Katan Pak Kepala Sekolah
“Mwo?! Jinja?!”Kataku yang tak percaya
“Ne…”Kata Pak kepala Sekolah
“Semua ini salahku..”Kataku
Bel masukpun berbunyi dan kami disuruh masuk ke ka=elas oleh Pak Kepala Sekolah…
Aku masih merasa bersalah.. Jika aku tak mengadakan ritual itu.. Mereka tak akan mati..
(SKIP)

(pulang sekolah)
Kami memutuskan pergi ke rumah Suga untuk berbela sungkawa terhadap keluarganya.. Sesampainya di rumah Suga, aku meminta maaf kepada keluarganya atas apa yang terjadi pada Suga.. Setelah 30 menit kami disana, kami memutuskan pulang karena sudah malam..
“Eh, kalian nginep rumahku aja.. Lagian appa sama eomma ku pergi ke Amerika.. Hanya noonaku yang disana, jadi sepi deh.. Sekalian mengantisipasi jika ada yang terluka lagi..”Usulku
“Hmm.. Bener juga kata Jimin..”Timpal Jungkook
Mereka semua (selain aku dan Jungkook) mengangguk setuju..
“Tapi, Aku tidur mana?? Kalian kan cowok semua..?”Tanya Hyeri
“Kamu tidur bareng noonaku saja..”Kataku
“Ne.. Araseo..”Kata Hyeri mengerti
“Tapi, aku harus izin dulu dengan bibiku.. Bisa-bisa aku dimarahin..”Kata Taehyung
“Iyalah.. Kan kalian juga harus ambil baju dan perlengkapan untuk besuk”Kataku
“Ya udah.. Ayo..!”Kata Ho Seok
Kamipun berjalan.. Karena rumah Jungkook, Taehyung, dan Ho Seok tetanggaan, mereka bertiga pulang bareng untuk mengambil baju dan lainnya.. Sedangkan aku, Namjoon, Seokjin mengantar Hyeri ke rumahnya lalu kerumah Namjoon dan Seokjin.. Setelah itu kami berkumpul di depan rumahku..
(SKIP)

(at My house)
“Hyeri.. Hari ini noona ku tak pulang… dia menginap di rumah temannya untuk beberapa hari.. Aku lupa memberitahumu..”Kataku
“Yah… Aku takut jika harus tidur sendiri..”Kata Hyeri
“Gwencana.. Suga pasti melindungimu..”Kataku menepuk bahunya
Hyeripun masuk ke kamar noonaku sedangkan aku masuk ke kamarku.. Ya, kamarku bisa dibilang besar.. Soalnya bisa muat 6 orang… J
Saat aku terlelap dalam tidur.. Taehyung tiba-tiba membangunkan aku..
“Min.. Jimin.. Temani aku ke kamar mandi.. kebelet..”Kata Taehyung menggoyang-goyangkan badanku
“Ah… menggangu saja.. ya sudah.. Ayo..”Kataku bangun dari tidur
Saat melewati kamar noonaku, pintu kamar itu terbuka.. Aku piker Hyeri di dapur, tenyata dia HILANG…!
Aku langsung membangunkan yang lain dan membuat kelompok untuk mencari Hyeri…
Aku, Namjoon, dan Taehyung pergi kea rah jalan raya.. Sedangkan Jungkook, Seokjin, dan Ho Seok pergi ke arah yang lebih terpelosok..
Akupun mulai mencari ditempat yang biasa Suga dan Hyeri datangi.. Mulai taman bermain, café, Namsan tower, dan minimarket.. Tapi ada satu yang belum aku cek.. Taman..
Taman dimana Suga ditemukan tewas dalam keadaan tragis…
“Ayo.. ke taman..”Kataku
“Tapi..jangan lewat rumah kosong itu ya…”Kata Tehyung takut
“Ya enggak lah… Kita lewt jalan raya ini saja..”Kataku
Kamipun berjalan bergandengan tangan dalam kegelapan..
“Min.. Taehyung takut..”Kata Taehyung mengeratkan genggamannya pada lenganku
Aku hanya melihatnya dengan tatapan sedikit sinis tapi lucu #gimanaitu?
Kami sampai di taman yang sering didatangi mereka berdua.. Tapi, tak bisa kutemukan Hyeri.. Kuedarkan pandanganku dari sudut satu ke sudut yang lain..
“Aku melihatnya..”Kataku menunjuk cewek yang berdiri di depan pohon.. Aku tau, pasti itu pohon kenangan yang sering Suga ceritakan padaku.. Saat aku menghampiri dia.. dia haya menatap kosong pohon itu..
“Hyer…Hyeri..”Kataku menepuk pundaknya
“…”tak ada respon
“Hyeri..”Kali ini Namjoon menggoyangkan badan Hyeri sedikit keras
“…”Tak ada respon lagi
Saat Taehyung mencoba memegang kepalanya, dengan cepat tangan Hyeri menyambar tangan Taehyung.. Alhasil Taehyung berteriak… Lalu, Hyeri berdiri dan memuntir tangan Taehyung, aku dan Namjoon tak bisa berbuat apa-apa.. Saat Namjoon ingin menolong Taehyung, Namjoon dilempar ke pohon seberang jalan.. Kepalanya berdarah, aku mencoba menolong Taehyung tapi aku malah di cekek… Tapi, itu tak menyakitkan.. Lalu Hyeri menancapkan pisau ke dada Taehyung dan mengambil jantungnya.. Setelah menghabisi Taehyung, dia melepaskan cekekannya dari leherku dan berjalan menuju Namjoon yang setengah sadar, aku mencoba menghentikan Hyeri.. Tapi dia berjalan terlalu cepat dan langsuung menebas kepala Namjoon.. Stelah itu, dia berjalan kearahku dan tersenyum padaku.. Aku bingung, setelah senyum dia menancapkan pisau ke dadanya sendiri dan mengerakannya ke bawah sampai perut, alhasil semua isi perutnya keluar di depanku.. Aku tak kuasa melihat apa yang terjadi.. Aku langsung lari kerumah dan masuk ke kamar.. Akau tak peduli apa yang terjadi pada 3 temanku yang lain..
Aku mencoba untuk meng-SMS Jungkook, tapi untuk mengetikpun susah karena ake gemetaran.. Aku mencoba menelepon Jungkook, tapi pulsaku tak cukup untuk menelepon.. dengan segenap kekuatan ku, aku mengsms Jungkook


To: Jungkook

Aku sudah sampai di rumah.. Aku menemukan Hyeri.. tapi dia membunuh Namjoon dan Taehyung, lalu meb=mbunuh dirinya sendiri..



Tak lama kemudian, aku mendapat balasan dari Jungkook

From: Jungkook

Mwo?! Kau tak apa-apa kan?? Baiklah.. kami akan segera kesana..


Sekitar 30 menit kemudian.. Jungkook, Ho Seok, dan Seokjin datang… mereka meluncurkan bertubi-tubi pertanyaan untukku.. Aku tak bisa menjawab… Rasanya aku ingin menjadi gila…
Setelah aku sedikit tenang, aku mulain menceritakaan apa yang terjadi.... Mereka sangat terkejut saat mendengar ceritaku.. Aku tak mengerti apa yang terjadi.. begitu pula mereka ber3..
“Sebaiknya kita telfon polisi atau biarkan ada polisi yang menemukannya??”Tanya Jungkook
“Lebih baik kita biarkan saja.. Aku takut kita yang disalahkan..”Kata Ho Seok
(SKIP)

Kami memutuskan untuk tak sekolah hari ini.. masih ingin menenangkan diri…
“Kalian mau makan apa hari ini?”Tanya Seokjin
“Terserah kau saja..”Kata Jungkook
Seokjin pun membuatkan telur goreng dan ramyun…
“Jimin, ayo makan…”Kata Ho Seok
“Aku tak nafsu makan.. Aku tak mau makan..”Jawabku
“Nanti kau sakit jika tak makan..”Kata Seokjin
“TApi.. Ini semua salahku.. Jika aku tak mengajak kalian untuk ritual di kelas itu… Kalian tak akan menderita.. Semua salahku… Tapi kenapa aku tak mati-mati… Lebih baik aku mati saja…”Kataku memukul-mukul kepalaku
“Yak…! Park Jimin… Sadar..! Semua bukan murni kesalahanmu.. Ini juga salah kita..”Kata Ho Seok memegang tanganku
Aku hanya bisa menagis dipelukannya… 

(TBC)


Mian jelek lagi.. Banyak typo juga.. Mohon maklum ya.. :)  
Don't Be A Silent Readers yup..!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar