Senin, 23 Maret 2015
Curhatan seorang Author/?
Hai.... Yong Gi mau bilang.. Yong Gi paling kagak suka kalo ada silent readers.. walaupun Yong Gi kagak beri peringatan.. bukan berarti boleh silent readers.. Sakit tau di hati klo ada silent reader... komen lah apa aja, kek, kritik, saran, atau apalah biar gak jadi silent readers... bentar lagi Yong Gi mau bikin FF baru... jangan jadi silent readers yeth? Kalo ada Yong Gi ngambek <(-____-)>... Awas lho kalo masih ada silent readers... Annyeong.. :)
Sabtu, 01 November 2014
DEAD CLASS (PART 3/END)
DEAD CLASS (PART 3/END)
Jungkook POV
Saat semua tertidur… Aku menuju daput untuk mengambil minum,
Aku membuka tirai jendela dan aku melihat sosok yang sangat aku kenal…
Eommaku!! Eommaku sudah meninggal saat aku kecil.. Karena aku sangat kangen pada
eommaku, aku langsung berlari menuju eommaku dan memeluknya.. Tapi, saat aku
melepaskan pelukanku, itu sudah bukan lagi eommaku.. eommaku berubah menjadi
sosok yang mengerikan, matanya merah, dia mengenakan baju putih yang tertutup
darah.. Aku langsung berlari masuk ke rumah lagi… Saat aku sudah di dalam, aku
berjalan menuju kamar dan.. Bruk.. Sesuati yang berat mengenai mukaku.. Alhasil
hidungku berdarah dan aku jatuh, aku mencoba untuk bangun.. Tapi, makhluk
mengerikan tadi mendudukiku, sulit untuk bernafas, kukerahkan seluruh tenagaku
untuk bangkit.. Namun, sia-sia.. Makhluk itu malah menancapkan besi runcing ke
punggungku.. Aku ingin berteriak, tapi suaraku tertahan di kerongkongan..
Makhluk tadi menatapku dan mengelus pipiku dengan kuku tajamnya.. Rasanya
sangat sakit.. setelah itu, makhluk tadi menarikku ke halaman belakang dan
melemparku ke kursi taman.. Sebelum dia benar-benar menghabisi nyawaku.. Dia menjambak
rambutku dan srekk…. Menariknya samapai lepas…
(SKIP)
Jimin POV
“Hoam…”Aku menuap selebar kuda nil ._.
Setelah melihat sekitar, aku baru nyadar jika Jungkook tak
ada di sini.. Aku cepat-cepat membangunkan Ho Seok dan Seokjin… Kami melihat
ada banyak darah yang berceceran di ruang tengah dan dapur.. Kami mengikuti
darah tersebut, kami berjalan sampai halaman belakang dan melihat Jungkook
sudah terkapar tak berdaya di atas kursi taman… Aku langsung menyambar telepon
dan menghubungi pihak kepolisian…
5 menit kemudian, polisi bersama ambulance datang…. Stelah
memasukan Jungkook ke ambulance, kami diintrogasi oleh petugas..
“Kalian tadi malam di mana?”Tanya Pak polisi yang bernama
Park Chanyeo
“Kami tidur pak…”Jawab Ho Seok
“Sebelum itu?”Tanya Pak Chanyeol
“Teman kami ada yang meninggal… jadi setelah pulang dari
rumah duka, kami mandi langsung tidur…”Jawabku
“Apakah kalian tak mengunci pintu rumah sebelum tidur?”Tanya
Pak Chanyeol
“Kami menguncinya…”Jawabku lagi
Pak Chanyeol pun menuliskan sesuatu di buku catatannya..
“Baiklah.. sepertinya bukan kalian yang membunuh Jungkook…
Kami akan menyelidiki secepat mungkin dan menangkap pembunuh itu….”Kata Pak
Chanyeol pergi meninggalkan kita
Isak tangisan kami bertiga tak bisa dibendung…
“Semua salahku… Jika aku tak mengajak kalian ke kelas itu…
Kalian tak akan sengsara seperti ini….”Kataku
“Kita harus selesaikan ini..!”Kata Seokjin mengusap air
matanya
“Gimana caranya??”Tanya Ho Seok
“Bisa…”Kataku
“Tapi agak berbahaya..”Lanjutku
“Gwencana.. Yang penting kita bebas..”Kata Ho Seok
“Kita harus ke kelas itu lagi… Kita harus benar-benar bertemu
dengan Im Yura dan meminta maaf… Lalu dia akan benar-benar memaafkan kita jika
anggota tubuh kita di kasihkan ke Im Yura.. Tapi, Im Yura lah yang akan
menentukan bagian mana yang akan menjadi milik Im Yura…”Kataku
Mereka terdiam… lalu
“Baiklah.. kapan kita kesana??”Tanya Seokjin
“Nanti malam..”Timpal Ho Seok..
Kami memutuskan untuk tetap terjaga sampai nanti malam…
(Senja)
“Eh, temenin pipis yuk… kebelet nih..”Kata Seokjin padaku
dan Ho Seok
“Yuk..”Jawabku
Kamipun berjalan sampai ke kamar mandi..
“Tunggu sini lho…”Kata Seokjin
“Iya, iya..”kataku
Setelah beberapa saat, Seokjin keluar dari kamar mandi…
“Udah jam segini nih.. ayo siap-siap”Kata Ho Seok
“Oke”Timpal aku dan Seokjin
Setelah bersiap-siap, kami langsung menuju garasi, mengambil
sepeda lalu mengayuhnya ke sekolah….
Sesampainya di sekolah..
“Wah, pas banget.. penjaga gerbangnya lagi tidur wkwkwkwk…”Kata
Seokjin
“Iya.. kita masuknya harus diam-diam..”Kataku
Kamipun masuk ke sekolah secara diam-diam.. setelah masuk,
kami langsung menuju kelas ‘itu’..
“Chakaman… Kalian nyium bau anyir gak?”Tanya Ho Seok
“Iya..”Jawabku dan Seokjin sambil mengendus-ngendus udara
Kamipun masuk ke kelas itu..
“Im Yura…. Kami meminta maaf karena telah mengganggu mu..”Kataku
“….”Sunyi..
“Im Yura.. aku akan korbankan seluruh tubuhku.. tapi kamu
harus pergi dari dunia manusia dan tidak lagi mengganggu manusia yang masuk ke
kelas ini..!!”Teriak Seokjin yang sontak mengkagetkanku dan Ho Seok..
“Ya… Pabo…! Kenapa kau teriak begitu.. jika Yura setuju
bagaimana?”Tanyaku
“Itu lebih bagus… Aku rela mati demi kalian..”Kata Seokjin
Tiba-tiba.. Sosok Im Yura muncul.. lalu dia bertanya..
“Apakah itu benar Kim Seokjin?”Tanya Im Yura
“Ne.. Aku rela mati demi teman-temanku..”Kata Seokjin
“Baiklah.. jika itu mau mu..”Kata Im Yura
Lalu Seokjin di angkat ke udara lalu Im Yura menusukan
kuku-kuku tajamnya ke dada Seokjin… Saat Im Yura melepas kuku-kukunya dari dada
Seokjin, darah dari dada Seokjin mengalir deras.. Aku dan Ho Seok tak kuat
menlihat kejadian ini…
“Im Yura.. karna kau sudah menghabisi nyawa Seokjin..
Sekarang pergi jauh-jauh..!!”Teriakku
“HAHAHAHA.. Emang aku bodoh apa?! Aku tak akan pergi sebelum
mengahabisi kalian semua..”Kata Im Yura
“Tapi perjanjian tadi?”Tanyaku
“Janji? Janji yang mana?! HAHAHAHA……….!”Kata Im Yura yang
sekejap menyambar kepala Ho Seok dan mencoptnya dengan mudah seperti mencopot
a;el dari tangkainya.. Aku terbelalak melihat apa yang terjadi.. Aku marah…
“Yak..! Kau Im Yura!! Emang kau siapa berani-berani
mengambil nyawa teman-temanku..!!”Teriakku
“Kau lupa ha??!! 10 tahun lalu kau berjanji akan menjagaku
daru semua orang yang mem-bully aku… tapi kau meninggalkan aku… Aku
menunggumu.. Aku sangat senang saat bertemu denganmu.. Tapi janji palsumu
membuat aku menderita.. dan aku memutuskan untuk mengakhiri hidupku.... Kau
kejam.. aku tau kau melihatku saat aku sedang ingin bunuh diri… tapi kau tak
menghentikanku..!!!”Kata Im Yura
“Itu bukan aku…!”Aku membantah..
“Dasar..! Kau lupa.. 5 tahun lalu kau kecelakaan, dan itu
ulahku.. Aku ingin kau mati.. tapi kau hanya hilang ingatan..!”Kata Im Yura
“Tapi kenapa harus teman-temanku? Kenapa tak aku langsung
saja yang dibunuh??”Tanyaku
“Karena, aku akan menggabungkan cara teman-temanmu mati
untuk membunuhmu..”Kata Im Yura
“Ma.. Maksudmu.. Kau akan membunuhku dengan menggabungkan
cara yang dipakai untuk embunuh teman-temanku?”Tanyaku
“Ne…”Kata Im Yura yang langsung datang kearahku..
Author POV
“Ne..” Kata Im Yura yang langsung datang ke arah Jimin… dan
seketika semua gelap… Bau anyir ada di mana-mana.. Suara sirene ambulans
memenuhi sekolahan… Jimin yang badannya sudah tak berbentuk, di gotong ke
ambulans…. Im Yura yang menyaksikan semua itu tertawa senang…
(END)
Senin, 29 September 2014
DEAD CLASS (PART 2)
DEAD CLASS (PART 2)
(2 hari
setelah pemakaman)
Suga POV
Yo once again
Bighit Represent
urineun bangtansonyeondan
Let Go
Suara
HP ku memenuhi kamar tidurku..
“Aish..
Siapa sih yang menelepon pagi-pagi sekali..”Kataku mengerutu
“Nugaya??!”Tanyaku
sedikit membentak
“Mianhae…
Aku nanti tak berangkat sekolah.. Aku tidak enak badan..”Kata seseorang
“Ne…
tapi ini siapa??”Tanyaku lagi
“Jimin..”Katanya
“Ne..
Cepat sembuh ya…”Jawabku
(SKIP)
(at
School)
“Dimana
Jimin??”Tanya Taehyung
“Sakit..
dia di rumah…”Jawabku
“Jinja?..
Gimana kalo kita nanti menjenguk dia..? Kasihan dia..”Tanya Jungkook
“Sipp..
Araseo.. J”Jawab
kami serempak
Sepulang
sekolah, kami berangkat ke rumah Jimin.
(di
depan rumah Jimin)
“Annyeong..
Nyonya Park..”Kata kami saat melihat nyonya Park keluar dari rumah dan membungkukan tubuh 90'
“Oh,
kalian.. Masuk saja.. Jimin ada di kamarnya.. Nyonya pergi ke minimarket
sebentar ya.. Jika ingin minum ada di kulkas..”Kata Nyonya Park ramah.
“Ne..”Kata
kami serempak
Kamipun
masuk dan menuju kamar Jimin.
“Jimin…
Gwencana??”Tanya Taehyung
“Ne..
Gomawo telah menjengukku..”Kata Jimin
Sebenarnya
dia tak baik-baik saja.. mukanya terlihat sangat pucat..
“Besuk
kau berangkat tidak??”Tanya Hyeri
“Mungkin
iya… jika keadaanku membaik, aku masuk sekolah…”Kata Jimin
“Hmm..
baiklah, kami pulang dulu… Istirahatlah yang cukup Jimin”Kataku mengelus
kepalanya
“Ne..”Jawab
Jimin.. Walaupun dia sakit, dia masih bisa terseyum secerah matahari pagi…
(SKIP)
Sesampainya
dirumah, aku merebahkan badanku di kasur yang empuk..
“Aku
sangat ngantuk..”Kataku. Sebenarnya aku ada janji dengan Hyeri di taman nanti
malam jam 7.. sekarang pukul 6.. Ah, ada waktu sebentar untuk tidur, kataku
dalam hati.. Akupun tidur..
(SKIP)
“Suga..!
Bangun..!! Sudah jam berapa sekarang!”Teriak eommaku yang berhasil membangunkan
ku..
Aku
terperanjat… Aku langsung melirik jam dinding.. Pukul 7.20 p.m.!! Aku langsung
bergegas ke kamar mandi dan pergi menuju taman….
“Eomma,
aku pergi dulu ya…”Kataku
“Sudah
malam begini.. kemana kau akan pergi??”Tanya eommaku
“Ke
taman.. Wae??”Tanyaku
“Kau
jangan lewat rumah kosong itu ya… kau lewat jalan raya saja..”Perintah eommaku
Aku
hanya mengangguk dan berlalu melewti pintu depan..
Saat
di jalan, aku memutuskan untuk menelepon Hyeri dan meminta maaf tapi.. HP ku
ketinggalan…
“Aish..!
Jinja!! Wae..!!”Kataku dengan nada gak woles
“Ah,
aku lewat rumah kosong saja deh.. biar lebih cepat sampai..”Kataku lagi dan
berbelok kea rah rumah kosong..
Saat
melewati rumah kosong, aku melihat ada cewek yang berdiri di depan rumah itu…
Aku merinding.. lalu aku berlari menjauhi rumah itu, tapi sepertinya cewek tadi
mengikutiku… aku berlari lebih cepat tapi.. Bruk.. aku tersandung batu dan
jatuh… Saat aku bangun, ada cewek yang aku lihat di rumah kosong tadi..
“Ma..
mau mu apa??? Aku tak salah apa-apa..”Kataku
Tapi
dia tak punya hati.. Aku langsung dicekek (?) dan dibanting ke pohon yang
lumayan besar… Sulit sekali untuk bernapas.. Cewek itu mendekatiku dan
mengeluarkan pisau dari sakunya dan mulai memotong dua kakiku.. Aku sudah tak
bisa bertahan lagi… Aku sudah pasrah… Seharusnya aku menuruti kata eomma ku
untuk tak melewati rumah kosong itu.. aku berniat untuk lebih cepat bertemu
Hyeri tapi sekarang, Hyeri tak bisa melihatku untuk selama-lamanya…
(SKIP)
Jimin
POV
Aku
berjalan ke sekolah dengan santai.. Tapi saat sampai di gerbang sekolah,
Seokjin langsung menarik tanganku ke ruang Kepala Sekolah..
“Wae
kau menggandengku kesini?”Tanyaku
“Sudah,
diam saja…”Jawab Seokjin
Sesampainya
di ruang Kepala Sekolah, aku bingung kenapa ada Nyonya Min di sini.. dan dia
menagis…
“Hmmm…
Jimin, kau belum tau ya… Suga di temukan tewas dengan cara tragis di jalan
dekat taman tadi pagi…”Katan Pak Kepala Sekolah
“Mwo?!
Jinja?!”Kataku yang tak percaya
“Ne…”Kata
Pak kepala Sekolah
“Semua
ini salahku..”Kataku
Bel
masukpun berbunyi dan kami disuruh masuk ke ka=elas oleh Pak Kepala Sekolah…
Aku
masih merasa bersalah.. Jika aku tak mengadakan ritual itu.. Mereka tak akan
mati..
(SKIP)
(pulang
sekolah)
Kami
memutuskan pergi ke rumah Suga untuk berbela sungkawa terhadap keluarganya..
Sesampainya di rumah Suga, aku meminta maaf kepada keluarganya atas apa yang
terjadi pada Suga.. Setelah 30 menit kami disana, kami memutuskan pulang karena
sudah malam..
“Eh,
kalian nginep rumahku aja.. Lagian appa sama eomma ku pergi ke Amerika.. Hanya
noonaku yang disana, jadi sepi deh.. Sekalian mengantisipasi jika ada yang
terluka lagi..”Usulku
“Hmm..
Bener juga kata Jimin..”Timpal Jungkook
Mereka
semua (selain aku dan Jungkook) mengangguk setuju..
“Tapi,
Aku tidur mana?? Kalian kan cowok semua..?”Tanya Hyeri
“Kamu
tidur bareng noonaku saja..”Kataku
“Ne..
Araseo..”Kata Hyeri mengerti
“Tapi,
aku harus izin dulu dengan bibiku.. Bisa-bisa aku dimarahin..”Kata Taehyung
“Iyalah..
Kan kalian juga harus ambil baju dan perlengkapan untuk besuk”Kataku
“Ya
udah.. Ayo..!”Kata Ho Seok
Kamipun
berjalan.. Karena rumah Jungkook, Taehyung, dan Ho Seok tetanggaan, mereka
bertiga pulang bareng untuk mengambil baju dan lainnya.. Sedangkan aku,
Namjoon, Seokjin mengantar Hyeri ke rumahnya lalu kerumah Namjoon dan Seokjin..
Setelah itu kami berkumpul di depan rumahku..
(SKIP)
(at
My house)
“Hyeri..
Hari ini noona ku tak pulang… dia menginap di rumah temannya untuk beberapa
hari.. Aku lupa memberitahumu..”Kataku
“Yah…
Aku takut jika harus tidur sendiri..”Kata Hyeri
“Gwencana..
Suga pasti melindungimu..”Kataku menepuk bahunya
Hyeripun
masuk ke kamar noonaku sedangkan aku masuk ke kamarku.. Ya, kamarku bisa
dibilang besar.. Soalnya bisa muat 6 orang… J
Saat
aku terlelap dalam tidur.. Taehyung tiba-tiba membangunkan aku..
“Min..
Jimin.. Temani aku ke kamar mandi.. kebelet..”Kata Taehyung
menggoyang-goyangkan badanku
“Ah…
menggangu saja.. ya sudah.. Ayo..”Kataku bangun dari tidur
Saat
melewati kamar noonaku, pintu kamar itu terbuka.. Aku piker Hyeri di dapur,
tenyata dia HILANG…!
Aku
langsung membangunkan yang lain dan membuat kelompok untuk mencari Hyeri…
Aku,
Namjoon, dan Taehyung pergi kea rah jalan raya.. Sedangkan Jungkook, Seokjin,
dan Ho Seok pergi ke arah yang lebih terpelosok..
Akupun
mulai mencari ditempat yang biasa Suga dan Hyeri datangi.. Mulai taman bermain,
café, Namsan tower, dan minimarket.. Tapi ada satu yang belum aku cek.. Taman..
Taman
dimana Suga ditemukan tewas dalam keadaan tragis…
“Ayo..
ke taman..”Kataku
“Tapi..jangan
lewat rumah kosong itu ya…”Kata Tehyung takut
“Ya
enggak lah… Kita lewt jalan raya ini saja..”Kataku
Kamipun
berjalan bergandengan tangan dalam kegelapan..
“Min..
Taehyung takut..”Kata Taehyung mengeratkan genggamannya pada lenganku
Aku
hanya melihatnya dengan tatapan sedikit sinis tapi lucu #gimanaitu?
Kami
sampai di taman yang sering didatangi mereka berdua.. Tapi, tak bisa kutemukan
Hyeri.. Kuedarkan pandanganku dari sudut satu ke sudut yang lain..
“Aku
melihatnya..”Kataku menunjuk cewek yang berdiri di depan pohon.. Aku tau, pasti
itu pohon kenangan yang sering Suga ceritakan padaku.. Saat aku menghampiri
dia.. dia haya menatap kosong pohon itu..
“Hyer…Hyeri..”Kataku
menepuk pundaknya
“…”tak
ada respon
“Hyeri..”Kali
ini Namjoon menggoyangkan badan Hyeri sedikit keras
“…”Tak
ada respon lagi
Saat
Taehyung mencoba memegang kepalanya, dengan cepat tangan Hyeri menyambar tangan
Taehyung.. Alhasil Taehyung berteriak… Lalu, Hyeri berdiri dan memuntir tangan
Taehyung, aku dan Namjoon tak bisa berbuat apa-apa.. Saat Namjoon ingin
menolong Taehyung, Namjoon dilempar ke pohon seberang jalan.. Kepalanya
berdarah, aku mencoba menolong Taehyung tapi aku malah di cekek… Tapi, itu tak
menyakitkan.. Lalu Hyeri menancapkan pisau ke dada Taehyung dan mengambil
jantungnya.. Setelah menghabisi Taehyung, dia melepaskan cekekannya dari
leherku dan berjalan menuju Namjoon yang setengah sadar, aku mencoba
menghentikan Hyeri.. Tapi dia berjalan terlalu cepat dan langsuung menebas
kepala Namjoon.. Stelah itu, dia berjalan kearahku dan tersenyum padaku.. Aku bingung,
setelah senyum dia menancapkan pisau ke dadanya sendiri dan mengerakannya ke
bawah sampai perut, alhasil semua isi perutnya keluar di depanku.. Aku tak
kuasa melihat apa yang terjadi.. Aku langsung lari kerumah dan masuk ke kamar..
Akau tak peduli apa yang terjadi pada 3 temanku yang lain..
Aku
mencoba untuk meng-SMS Jungkook, tapi untuk mengetikpun susah karena ake
gemetaran.. Aku mencoba menelepon Jungkook, tapi pulsaku tak cukup untuk
menelepon.. dengan segenap kekuatan ku, aku mengsms Jungkook
To:
Jungkook
Aku
sudah sampai di rumah.. Aku menemukan Hyeri.. tapi dia membunuh Namjoon dan
Taehyung, lalu meb=mbunuh dirinya sendiri..
From:
Jungkook
Mwo?!
Kau tak apa-apa kan?? Baiklah.. kami akan segera kesana..
Sekitar
30 menit kemudian.. Jungkook, Ho Seok, dan Seokjin datang… mereka meluncurkan
bertubi-tubi pertanyaan untukku.. Aku tak bisa menjawab… Rasanya aku ingin
menjadi gila…
Setelah
aku sedikit tenang, aku mulain menceritakaan apa yang terjadi.... Mereka sangat
terkejut saat mendengar ceritaku.. Aku tak mengerti apa yang terjadi.. begitu
pula mereka ber3..
“Sebaiknya
kita telfon polisi atau biarkan ada polisi yang menemukannya??”Tanya Jungkook
“Lebih
baik kita biarkan saja.. Aku takut kita yang disalahkan..”Kata Ho Seok
(SKIP)
Kami
memutuskan untuk tak sekolah hari ini.. masih ingin menenangkan diri…
“Kalian
mau makan apa hari ini?”Tanya Seokjin
“Terserah
kau saja..”Kata Jungkook
Seokjin
pun membuatkan telur goreng dan ramyun…
“Jimin,
ayo makan…”Kata Ho Seok
“Aku
tak nafsu makan.. Aku tak mau makan..”Jawabku
“Nanti
kau sakit jika tak makan..”Kata Seokjin
“TApi..
Ini semua salahku.. Jika aku tak mengajak kalian untuk ritual di kelas itu…
Kalian tak akan menderita.. Semua salahku… Tapi kenapa aku tak mati-mati… Lebih
baik aku mati saja…”Kataku memukul-mukul kepalaku
“Yak…!
Park Jimin… Sadar..! Semua bukan murni kesalahanmu.. Ini juga salah kita..”Kata
Ho Seok memegang tanganku
Aku
hanya bisa menagis dipelukannya…
(TBC)
Mian jelek lagi.. Banyak typo juga.. Mohon maklum ya.. :)
Don't Be A Silent Readers yup..!
Minggu, 28 September 2014
DEAD CLASS (Part 1)
DEAD CLASS (PART 1)
Main cast: Member of Bangtan, Im Hyena,
Park Hyeri, Im Yura
Other cast: Molla
Gener: Horror, Friendship, Sad, Romance,
Pysico, Little Comedy
Athor: Kim Yong Gi
Length:
Panjang..
Jimin POV
Annyeong!! My name is Park Jimin, kalian
bisa memanggilku Jimin. Aku punya 7 teman + 1 YC yang “GILA”
#padahalakujugagila
Yeojachinguku bernama Im Hyena (Hyena),
dia itu cute, cantik, baik, pokoknya is the best deh.. J…. 7
teman ku itu Min Suga (Suga), Kim Namjoon (Namjoon), Kim Taehyung (Alien._. or
Taehyung), Jeon Jungkook (Jungkook), Kim Seokjin (Jin), Jung
Ho Seok (Ho Seok), dan Park Hyeri (Hyeri, YC Suga)
---
(at Kantin)
“Chagi..!” Teriakku sambil melambaikan
tangan saat melihat Hyeri dan Hyena yang sedang berjalan mencari tempat duduk
kosong
Merekapun duduk di meja yang sama
denganku dan yang lain.
“Chagi… Nanti jadikan??”Tanyaku tiba-tiba
pada Hyena
“Hmmm.. Aku takut.. Jika terjadi apa-apa
bagaimana?? Kau mau tanggng??”Tanya Hyena yang cukup mengkagetkan yang lain
“Ugh… Kalian mau ngapain??”Tanya Alien
(you know he?) yang ea ra menyemburkan makanannya ke mukaku
“Hey..! Kau jangan berpiriran seperti
itu.. Aku dan Jimin ingin.. Hpmmm..”Belum selesai Hyena bicara, aku sudah
membengkam mulut Hyena
“Ssttt.. Kau jangan ember, bisa gagal
rencana kita..”Bisikku
“Hey.. Anak ini.. Wae kau merahasiakan
sesuatu dari kita?? Kau sudah tak mau berteman dengan kita Ha??!!”Kata Namjoon
sedkit membentak
“Hehehehe.. Mian-mian.. Aku akan kasih
tau deh… Kalian tau cerita tentang sekolah ini tidak?”Tanyaku
“Ani..”Jawab mereka serempak
“hmmm…… Kasih tau gak ya…??”Godaku
“Jadi gini, 10 tahun lalu, dikelas bawah
tanah yang tak pernah terpakai lagi, terjadi peristiwa bunuh diri yang
dilakukan oleh salah seorang yeoja bernama Im Yura… Dia berani mengakhiri
hidupnya karena dia selalu dibully atas kejelekannya, kemiskinannya,
keculunnannya, dan masih banyak lagi. Dia sudah tak sanggup hidup lagi.. lalu
di memutuskan untuk bunuh diri dengan cara membuka dadanya dan mengambil
jantungnya sendiri…Saat pagi, saat penjaga sekolah ingin membuka kelas itu..
Penjaga itu melihat ada banyak darah di sana dan paginya, penjaga sekolah itu
di temukan tewas dengan mata yang sudah copot dan jantung yang sudah berada di
meja di pos saptam.. lalu ada guru yang ea ra untuk ketemuan di kelas itu
dengan seseorang.. dan paginya ia di temukan tewas di ruang guru dengan cara
yang lebih sadih dari penjaga sekolah itu.. dan masih banyak cerita dari kelas
itu.. jadi kelas itu ditutup untuk selama-lamanya agar tak memakan korban
lagi..”Kataku panjang lebar
“Lalu kau mau apa nanti malam??”Tanya
Suga penasaran
“Kita mau pergi ke kelas itu dan
membuktikan bahwa rumor tentang yang masuk ke kelas itu akan mati dengan cara
yang sadis..”Kataku singkat
“Jika rumor itu beneran, berarti Jimin
mati dong?? Trus siapa yang mau nemenin aku kalo mau pipis??”Tanya Alien polos
“Yak… aku tak akan meninggalkanmu sendiri
Alien.. :p”Kataku mengelus kepala Alien
“Oya.. Kalian jadi ikut gak??”Tanya Hyena
“Jadi!!”Kata mereka serempak
(midnight at School)
“Udah kumpul semua disini??”Tanyaku
“Ne…”Kata mereka
“1,2,3,4,5,6,7..Loh.. Kok Cuma tujuh.. siapa 1 lagi
yang belum berangkat?”Tanyaku lagi
“Elu Min…. Elu belom dihitung..!”Kata Ho Seok kagak
woles
“Hehehehe.. mian.. aku lupa..”Kataku menggaruk kepala
“Ya udah lah.. udah lengkap kan?? Ayo pergi..!”Teriak
Hyena (Yeoja Chinguku satu ini memang petakilan/?) #eh_satu_ini_?
#Dia_punya_berapa_YC??-.-
Kamipun sampai di ruang bawah tanah.. kelas itu
berada di ujung lorong tergelap… Kamipun berjalan di lorong yang gelap dan
lembab itu.. Jalan… Semakin mendekati kelas itu semakin terasa pengap..
kurasakan Hyena memegang erat-erat tanganku.. Saat sudah di depan kelas aku
mencium bau… Bau ini… Bau anyir, bau DARAH.. Saat NamJoon hendak membuka pintu
kelas, aku mengentikannya..
“Stop.. Kalian tak mencium bau anyir ini??”Tanyaku
“Ani..”Jawab semua serempak
Akupun menghiraukan saja apa yang ditangkap oleh
hidungku ini.. mungkin hanya imajinasi atau hidungku bermasalah… Saat
memasuki kelas, bau anyir semakin kuat..
aku menutup hidungku… Dan seketika bau anyir itu hilang..
“Baiklah… Ayo tata meja dan duduk… Kita akan
melakukan ritual…”Kataku menggeser meja ke tengah
“Mwo?? Emang kita akan ritual apa??”Tanya Hyeri takut
“Aku belum bilang ya… Aku lupa.. Kita ritual untuk
memanggil serta meminta dia untuk tak mengganggu sekolah ini lagi..”Kataku
Kudengar Hyeri sudah menangis.. Suga tak mau tinggal
diam saja.. Suga menarik tangan Hyeri dan berjalan ea rah pintu.. tapi..
Brakk… Pintu itu menutup sendiri dengan keras.. Suga
gemetaran sementara suara tangisan Hyeri sudah menyelimuti ruangan ini..
“Ayo..!”Kata Namjoon menarik tangan Suga dan menyuruh
dia dan Hyeri duduk di kursi sebelahku, Suga hanya pasrah.. Kamipun
bergandengan tangan satu dengan yang lainnya
Ritual memanggil arwahpun di mulai.. Aku komat-kamit membaca
mantra, dan serasa udara di ruangan ini menipis.. Tangisan Hyeri tak bisa
dibendung lagi..
Saat Aku selesai komat-kamit, Aku menyuruh kita untuk
berdiri dan berjalan mengeliingi meja yang di tata tadi.. Tiba-tiba bau anyir
meyelimuti ruangan ini..
“Dia datang..”Kataku..
“Im Yura.. Im Yura.. maukah kau meninggalkan sekolah
ini dan pergi ke tempatmu berasal?”Tanyaku
“…” Tak ada jawaban darinya
“Im Yura…”Belum aku selesai bicara, ada suara
gebrakan dari meja paling belakang…
“Mianhae Im Yura.. Jika kau tersinggung.. aku hanya
ingin bertanya..”Kataku lagi
Hanya suara jangkrik yang menghiasi ruangan itu…
“Ah..! Sudalah… Lebih baik pulang saja… tak ada
hasilnya juga..! Berarti Rumor itu bohongkan..”Usul Jungkook
Kami hanya mengangguk menyutujui Jungkook..
(SKIP)
Author POV
Sesampainya di
rumah, Jimin masuk kamarnya dan menguncinnya lalu melepaskan semua baju yang dikenakan
dan menggantinya dengan yang baru.. Dia menghempaskan tubuhnya ke kasur dan
mengambil HP untuk memberitahu Hyena bahwa dia sudah tiba di rumah.. Jimin
memutuskan untuk meneleponnya.
Im Hyena sedang
sibuk.. biasa, orang sibuk.. hehehe.. Tinggalkan pesan jika itu penting..
Hanya suara itu yang Jimin dengar.. Dia menutup
telfonnya dan mendesah kesal
“Kemana lagi bocah satu ini…Sudah tengah malam..
Pasti ke minimarket membeli camilan kesukaannya”Katanya pada dirinya sendiri
You’re in danger
You’re in danger
You’re in danger
You’re in danger
You’re in danger
You’re in danger
You’re in danger
Suara HP Jimin memenuhi kamar tidurnya… “Hyeri” Itulah nama yang tertulis di HP Jimin, dia pun mengangkatnya
“Halo, Jimin??”-Hyeri
“Ne? Wae??”-Jimin
“Hyena di rumahmu?? Tadi aku ditelfon oleh eommanya dia bilang bahwa
dia belum pulang dari rumah..”-Hyeri
“Ani.. Hyena tak di rumahku.. Mungkin dia mampir ke minimarket atau
kemanalah…”-Jimin
“Tapi, Eommanya bilang jika Hyena tak ada dimana-mana, eommanya sudah
mencarinya ke minimarket favoritnya!! Pali kau cari dia!!”-Hyeri
Jimin pun mencari Hyena ke semua tempat yang sering mereka datangi..
Saat dia sedang ada ditaman, dia melihat ada cewek tidur
ditengah-tengah jalan dan bersimba darah dan saat Jimin mendatanginya dia
sangan terkejut.. Itu Hyena!!
Flasback
“Ah, aku lewat jalan taman saja deh… ingin mengenang masa-masa indahku
saat ditembak oleh Jimin”Kata Hyena berbelok ea rah jalan taman
Suasana sangat mencekam tapi Hyena terlihat sangat bahagia… Tapi,
lama-kelamaan Hyena merinding..
“Udaranya sangat dingin.. aku harus cepat…”Katanya mempercepat langkah
Hyena merasa ada yang mengikutinya.. Dia setengah berlari.. dan…
Bruk.. Ada kayu yang keras memukul leher Hyena… Dia terjatuh, orang yang mengikuti
tadi tenyata Im Yura..! Dia mengambil pisau dari kantongnya dan mulai
mencongkel mata Hyena dan memotong lidahnya… Yura belum puas dengan apa yang
dia lakukan.. Yura memotong tangan Hyena dan menguliti muka Hyena.. Stelah
puas, Yura menghilang entah kemana..
Flasback End
Cepat-cepat Jimin menelepon teman-temannya.. Sesampainya mereka disana, mereka memutuskan untuk membagi tugas..
“Kamu, kamu, dan kamu.. ke kantor polisi dn memberitahu apa yg
terjadi.. Aku dan sisanya menunggu disini..”Kata Ho Seok menunjuk Taehyung,
Jungkook, dan Seokjin
Mereka pun ke kantor polisi dan menceritakan apa yg terjadi… Polisi
serta Taehyung, Jungkook, dan Seokjin pergi meuju taman tadi…
Sesampainya di taman, Jimin menagis dalam pelukan Suga dan tak kuasa
melihat Hyena yang di masukan ke mobil Ambulans… merekapun pergi ke RS
Sesampainya di RS mereka langsung menelepon orangtua Hyena… Jimin
ingin yang berbicara dengan Nyonya Im.. Tapi kondisinya tak memungkinkan.. Lalu
Seokjin yang menelepon Nyonya Im..
“Annyeong Nyonya Im.. Aku mau memberitahu.. Tapi Nyonya harus siap
mental..”Kata Suga
“Ne.. Waeyo??”Kata Nyonya Im
“Anak nyonya ditemukan tak bernyawa di taman pinggiran kota… Kami
sangat menyesal.. Terutama Jimin.. Dia tak bisa menjaga Hyena..”Kata Suga
“…”Tak ada jawaban
“Nyonya??”Tanya Suga
“Ne… Se..Ka..Rang.. Hyena berada dimana??”Kata Nyonya Im dengan suara
yang bergetar
“RS
Wooridul Spine…”-Suga
“Ne..
Ara.. Kami akan segera kesana.." Kata Nyonya Im tersedu-sedu
Sesampainya
nyonya Im di sana, mereka menuju ke ruang mayat dan melihat jasad Hyena…
“Hyena…
Kenapa kau pergi begitu cepat…. Eomma mu sudah tua dan tidak ada yang menemani
aku lagi… Kenapa kau tak mengajak eomma mu… Wae??!”Kata nyonya Im memeluk tubuh
Hyena
Tangisan
Nyonya Im dan Jimin tak bisa dibendung lagi…
(TBC)
Mian Jelek... Hehehehehe... Kasih Kritik dan Saran ya.. :)
Don't Be Silent Readers ya.. :)
Langganan:
Postingan (Atom)